Dulu pernah sempat terpikirkan dalam hati "andai Allah memberikan petunjuk yang nyata tentang akhir dari sebuah perjuangan hidup, mungkin ummat ini akan bisa bekerja seoptimal apa yang harus dikerjakan." Sering sekali hal ini terbersit dalam hati karena rasa emosi yang melihat kondisi kita yang selalu menyia-nyiakan setiap detik pekerjaan kita, yang selalu menunda-nunda kerjaan menunggu hari esok....Bila kita membayangkannya, maka hitunglah berapa banyak amanah yang tidak optimal karena kesengajaan kita, berapa banyak detik yang terbuang karena kelalaian kita...jika bisa terakumulasikan maka a`udzubillah min dzalik, ternyata begitu besar kesia-siaan dalam diri kita.
Seperti bukan seorang muslim saja ketika kita selalu merasa merencanakan segala sesuatunya dengan rapih tapi tidak pernah menyadari bahwa ada sebuah rencana yang luar biasa besar yang sudah disiapkan untuk rencana yang kita buat itu. "Ah, ini besok aja lah dikerjain...kan masih panjang waktunya dan bisa istirahat dulu sekarang", miris sekali jika ini terjadi dalam diri kita. Banyak sekali kelalaian yang kita lakukan bila itu terjadi. Betapa mengherankan orang yang lalai padahal ia berada dalam pengawasan Allah. Sungguh sangat mengherankan, bagaimana mereka semua merasa aman dari makar Allah!! Apakah mereka belum pernah mendengar firman Allah (yang artinya):"Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari datangnya siksaan Kami pada mereka di malam hari sat mereka tidur? Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari datangnya siksaan Kami di waktu dhuha ketika mereka sedang bermain? Apakah mereka merasa aman dari adzab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidaklah merasa aman dari adzab Allah kecuali orang-orang yang merugi." (Al-Aâraf : 97-99)
Maka jikalau kita mempunyai rencana besar yang hendak kita lakukan, bukan saatnya mengatakan "besok-besok saja dikerjakan" melainkan "harus sekarang kutuntaskan"
Dan sekarang pun ana mengalami bagaimana rasanya ketika akhir dari perjuangan hidup kita telah diketahui batas waktunya...ketika akhirnya kita mulai bisa merencanakan apa yang harus kita lakukan setiap detiknya, setiap gerak langkah kita, setiap detak jantung kita. Memang ketika di awal, pasti akan merasakan sebuah kesedihan dan kepedihan bahwa tidak ada lagi yang bisa dilakukan dengan waktu yang singkat ini. Tapi ternyata tidak!!! karena tiap detiknya menjadi sangat berharga, setiap saatnya menjadi saat-saat yang spesial, dan setiap momen yang terjadi menjadi momen-momen yang tidak terlupakan. Ini bukanlah sebuah ujian, ini bukanlah sebuah cobaan melainkan rasa cinta dari Allah yang akhirnya bisa menyadarkan hamba-Nya yang dhaif ini.
Ana sempat membayangkan, coba hal ini dialami oleh sebagian besar orang, maka ana yakin mereka semua akan merasakan nikmatnya setiap saat dan setiap waktu kita berdakwah. Di kala kesulitan menimpa kita, maka hanya ada senyuman di wajah yang menjawab "Semoga Allah memberikan yang terbaik bagiku", ketika ada kebahagiaan mendatangi kita, maka langsung terpikir "tidak ada waktu untuk terbuai dengan kebahagiaan yang sesaat ini, saatnya beramal lagi"...dan banyak hal-hal lain yang akan merubah semua pikiran kita.
Siapa yang mengetahui rencana Allah SWT, siapa yang mengetahui skenario besar yang telah dirancang oleh Allah kepada semua hamba-Nya. Karena Insya Allah semua skenario yang diperuntukkan kepada kita adalah skenario terbaik yang akan kita rasakan kemudian.
Ya Allah, baru ku tersadar betapa indahnya dunia ini
di saat kesulitan menjadi sebuah kenikmatan bagiku
di saat cobaan hanya menambah lebar senyuman di wajahku
di saat kesendirian meyakinkanku bahwa hanya Engkau di dekatku
Ya Allah, tidak ada setiap detik hidup ini yang kan kusesali

0 comments:
Posting Komentar